Bertanya
mungkin suatu hal yang mungkin dilakukan bagi sebagian orang. Itu adalah hal
yang wajar dan umum dilakukan ketika kita merasa kesulitan atau bingung akan
suatu hal. Namun bagi beberapa orang, bertanya adalah suatu hal yang sulit
dilakukan.
Mengapa
hal ini sulit dilakukan? Karena beberapa orang sudah memikirkan prasangka buruk
atau pikiran negatif sebelum melakukannya. “Salah tidak ya bertanya begini? Apa
tidak apa-apa aku bertanya? Ah, palingan juga nanti ada yang bertanya sama
seperti aku?” Beberapa pikiran itu menghantui kita dan membuat kita jadi malu
bertanya. Kebanyakan orang-orang pemalu dan pesimis yang akan mengurungkan
niatnya setelah mendapat pikiran seperti itu.
Kalian
tahu? Pikiran seperti itu kalian tepis saja dengan menggeleng-gelengkan kepala
kalian, dan kumpulkan niat kalian untuk bertanya. Ucapkan di dalam hati, “Aku
Bisa! Aku Pasti Bisa!” dan mulailah bertanya. Pada awalnya memang sulit
dilakukan, namun setelah tiga kali dilakukan, kalian pasti akan terbiasa dan
bertanya dengan lancarnya. Hal ini dapat saya katakan karena sejujurnya dulu
saya adalah seorang pemalu. Alasan saya menemukan tekad saya adalah karena saya
kesal dengan diri saya sendiri. Saat saya ingin bertanya kepada seseorang dan
tidak jadi, akan ada rasa penasaran yang akan timbul di dalam diri saya. Rasa
penasaran itu akan berubah menjadi rasa gelisah dan penyesalan. Penyesalan itu
berupa, “Mengapa tadi saya tidak bertanya? Dasar bodoh!”. Dan rasa gelisah dan
penyesalan membuat saya sulit tidur pada malamnya karena terus kepikiran.
Alhasil saya bangun kesiangan dan ngantuk saat di sekolah. Siklus ini terus
terjadi ketika saya tidak jadi bertanya.
Suatu
hari, saya lelah dengan siklus tersebut dan bertekad untuk bertanya. Pada saat
itu saya ingin bertanya tentang pelajaran matematika yang saya kurang mengerti
kepada guru saya. Saya gugup, namun saya mengatakan pada diri saya, “Aku pasti
bisa!’’ dan berjalan menuju meja guru. Alhasil saya berhasil bertanya kepada
guru itu meskipun ucapan saya sedikit terbata-bata. Kalian tahu? Rasa lega yang
didapat setelah bertanya itu luar biasa. Pengetahuan pun saya dapat, yang dapat
membuat saya tak tersesat saat mengerjakan soal. Saya pun dapat tidur dengan
nyenyak. Sejak saat itu saya selalu memberanikan diri saya agar saya tak
tersesat di jalan dan tak ingin merasakan rasa penasaran itu lagi.
Satu
tip dari saya adalah jika misalnya kalian bertanya, namun tidak dijawab alias dikacangin, jangan takut dan mundur!
Cobalah sekali lagi dan kali ini keraskan suara kalian!. Jika masih tak
dijawab, tarik bajunya sedikit dan bertanyalah lebih keras. Kalo masih tak
dijawab, gaplok aja itu orang!
Mengapa saya menyarankan kalian agar tak mundur? Pertama itu karena kalian
sudah setengah jalan dalam bertanya. Kedua, sulit sekali untuk mengumpulkan
tekad bertanya, karena semakin kalian mundur, tekad itu akan semakin pergi.
Yang ada, malah nanti kalian akan kembali ke awal.
Sekian,
dan semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membaca.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar